Bengkak Pada Kaki Saat Hamil


Karena teringat sama teman saya si marimon yang sedang hamil dan mengalami bengkak pada kaki, jadi pengen share tentang itu….^_^
Bengkak pada kaki saat hamil memang sering di alami bumil, hal ini di karenakan selama hamil tubuh mengalami perubahan berat badan yang signifikan. Dan juga di pacu oleh membesarnya rahim, selain itu juga bisa di sebabkan karena adanya penimbunan cairan akibat kadar garam (natrium) yang terlalu tinggi dalam tubuh. Natrium memang
bersifat menahan air. Kelebihan air dalam tubuh jadi sulit dikeluarkan karena diikat oleh ion-ion natrium. Pembengkakan ini biasanya dimulai pada kehamilan trimester II (13-28minggu).


Sebenarnya, pembengkakan dapat terjadi di seluruh tubuh. Tapi, bagian tubuh yang sering jadi “sasaran” berkumpulnya cairan adalah tangan dan kaki. Itu semua karena sifat air yang selalu mengalir ke tempat yang
lebih rendah.
Sekitar 75% wanita hamil pasti mengalami pembengkakan pada kaki (edema), yang umumnya terjadi pada trimester akhir. Penyebabnya bisa karena ibu terlalu banyak diam. Secara fisiologis, ibu hamil memang menanggung beban tambahan yang akan semakin memperlambat aliran darah pada pembuluh darah vena. Kaki bengkak selanjutnya bisa memicu tekanan darah tinggi atau malah preeklamsi. Sebenarnya, kaki bengkak bukan disebakan karena banyaknya mengkonsumsi garam. Ibu hamil boleh-boleh saja mengonsumsi makanan yang mengandung garam seperti sebelum hamil.
Walau wajar tapi jangan dianggap sepele. Karena edema
bisa merupakan gejala tekanan darah tinggi dan urin mengandung protein, selain gejala keracunan kehamilan (preeklampsia). Padahal, preeklampsia yang tidak segera ditangani dapat berkembang menjadi eklampsia, yang sangat fatal bagi Anda dan janin.

Pembengkakan mungkin tidak bisa dihindari, namun ada kiat-kiat bagaimana cara mengatasi apabila terjadi pembengkakan pada kaki saat hamil :
1. Lakukan cukup olahraga dan sebisa mungkin tidak bersikap statis atau berdiam diri dalam posisi yang sama berlama-lama
2. Saat Anda duduk, sebisa mungkin selalu luruskan kaki
3. Sempatkan untuk beristirahat sejenak di sela-sela aktivitas dan tidur dengan posisi berbaring pada sisi kiri tubuh
4. Bila berbaring, letakkan kaki di atas bantal kecil. Berbaring dengan posisi miring ke kiri. Pembuluh darah vena ada di sebelah kanan tubuh, sehingga dengan posisi miring ke kiri, tekanan akan berkurang.
5. Memakai sepatu bersol rendah
6. Relaksasi kaki dengan cara menyiram kaki, lutut, paha sampai bokong dg air dingin, dan gerak-gerakan jari-jari kaki, setelah itu rendam kaki dengan air garam dan jeruk nipis
7. Minum banyak cairan, minimal 8 gelas per hari, untuk membantu membersihkan tubuh dari sisa-sisa metabolisme yang bisa meningkatkan risiko pembengkakan
8. Terapkan pola makan yang baik. Perbanyak makan buah-buahan dan sayuran segar, hindari junk food, fast food, makanan kalengan, atau makanan beku
9. Anda sebaiknya mulai mewaspadai pembengkakan pada kaki bila diikuti juga dengan berat badan yang meningkat drastis, naiknya tekanan darah serta kadar protein dalam urin. Bisa jadi gejala tersebut merupakan tanda bahwa anda mengidap pre-eclampsia. Segeralah berkonsultasi kepada dokter anda.

2 thoughts on “Bengkak Pada Kaki Saat Hamil

  1. kakiku duluuu tak beginiii… tapi kini besar sekaliii….

    thx inponya yah neng… semoga cepat menyusul, bukan hanya kaki, tapi jg perut yg besar.. wehehehehe….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s