SELINGKUH…SElingan INdah Keluarga Utuh?


SELINGKUH…
Wow wow…sepertinya perlu di bahas juga neh tentang yang satu ini. Bukan karena bentuk lifestyle dan gaya hidup kaum expatriat saja namun perselingkuhan sudah menjadi virus sampai ke kaum jelata.
Hehehe sepertinya saya juga tidak perlu berbohong bahwa saya juga pernah mengalaminya (pernah di perlakukan gitu dech)…upps, tunggu dulu..sebelum berpikir negatif dan su’udhzon, mari kita sama-sama mengungkap tabir misteri tentang SELINGKUH.

Arti selingkuh itu apa sih?
Perselingkuhan adalah hubungan antara individu baik laki-laki maupun perempuan yang sudah menikah ataupun yang belum menikah dengan orang lain yang bukan pasangannya.
Pastinya sakit sih kalo di selingkuhin…bangettt.
Btw mari kita kaji lebih jau tentang perselingkuhan…
Secara umum perselingkuhan adalah suatu tindakan dari bentuk emosional dan fisik yang di lakukan seseorang dengan orang lain yang bukan pasangannya. Dalam hal ini sering terjadi dalam sebuah biduk rumah tangga. Nah karena saya kebetulan seorang istri, maka saya akan mengulas tentang fenomena perselingkuhan yang sering terjadi dalam rumah tangga.

Penyebab perselingkuhan dalam rumah tangga adalah
kembali pada individu masing-masing, dari faktor ekonomi (kurangnya nafkah) dan faktor seks. Namun faktor yang paling utama terletak pada masing-masing individu dalam membentuk keluarganya, sebagaian besar penyebab pernikahan atau rumah tangga menjadi berantakan, tidaklah dipenuhi oleh faktor-faktor itu semua, akan tetapi kebanyakan karena lunturnya kasih sayang yang tidak tersalurkan sebagaimana mestinya, sehingga munculnya apa yang dinamakan perselingkuhan, dan adapun perilaku tersebut (selingkuh) adalah perbuatan yang dilarang oleh agama apapun.

Selingkuh adalah perbuatan yang tidak jujur, tidak berterus terang antara suami istri dalam membina kehidupan rumah tangga tersebut.
Para ahli mendefinisikan perselingkuhan adalah suatu tindakan diamdiam membagi cinta atau seks yang dilakukan dengan pasangan barunya atas korban pasangan lamanya (pasangan yang sah) tempat biasanya mencurahkan dan mendapatkan cinta atau seks dengan setia, termasuk meninggalkan pasangan lamanya dengan alasan tidak jujur.

Survei baru yang dilakukan ilmuwan Inggris menyatakan, kebanyakan pria yang telah menikah rela menjual mobilnya atau meninggalkan jadwal berliburnya, tapi tidak akan meninggalkan waktu bersama pasangan selingkuhannya. Waduh!
Dalam survei tersebut dijelaskan hanya ada 1 persen pria yang mengaku lebih bergantung pada benda yang dibelinya dengan uang. Sementara 16 persen dari pria akan berkorban membeli mobil baru untuk membuat wanita idamannya terkesan, dan 15 persen pria berkeinginan untuk menunda segala pemborosan untuk kondisi hidup yang lebih baik.
Sara Hartley, pemimpin penelitian tersebut mengatakan, pria yang berselingkuh di belakang istrinya merupakan sosok yang sama dengan mereka yang ketagihan berjudi. Ketagihan untuk berselingkuh membuat pria lebih menyukai risiko ketahuan, pasalnya adrenalin dari perselingkuhan dan olahraga ekstrem terbilang sama.

Wahhhh….mengerikannnnn
Selanjutnya mari kita lihat perselingkuhan dalam sudut pandang Islam.
Pernikahan didasari rasa cinta dan kasih sayang dari seorang pria kepada wanita atau sebaliknya. Pernikahan mempunyai beberapa tujuan, diantaranya untuk menyalurkan hasrat seksual, keinginan untuk memiliki keturunan dan mencapai kehidupan tentram dan bahagia.
Membina keluarga yang tentram merupakan hal yang tidak mudah, dimana diharapkan dari setiap individu yang terdapat dalam anggota keluarga memiliki pengertian antara satu dengan yang lain, selalu melakukan komunikasi yang baik.
Untuk membentuk suatu keluarga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warohmah, hendaknya mempunyai landasan beragama, hal ini sesuai dengan firman Allah dalm surat Arrum ayat 21 yang berbunyi:
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”
firman Allah dalam surat Al-Isra’ ayat 32 yang berbunyi:
“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.”Oleh karena itu secara hukum Had- pun selingkuh dikenakan hukum rajam dan harus sampai mati.

Itulah Islam dan hukum-hukumNya. Hukum langsung dari Allah SWT yang kini seringkali dilecehkan dan dianggap kuno, bahkan sudah banyak yang mengaku muslim turut serta ingin melakukan ”penulisan ulang” hukum Islam.
Hukum rajam bagi pezina yang sudah pernah menikah, atau pezina kedua kalinya, haruslah sampai mati. Hukum rajam sangat sering menjadi sasaran tembak para pembenci Islam karena dianggap sadis, tidak manusiawi. Padahal dalam sejarahnya, Nabi Muhammad SAW sendiri menjelaskan bahwa barang siapa yang berzina kemudian dirajam sampai mati, maka ketika dia bersikap Ikhlas karena Allah maka semua dosanya akan diampuni Allah. SubhanAllah! Pezina hanya punya satu kali kesempatan diampuni, yaitu ketika mau dirajam.

Astagfirullah hal adhzim…Ya Allah ampunila kami hamba-hambamu ini. Dan setelah pada bagian akhir pemikiran saya ini…kog saya jadi merinding dan ketakutan ya…semoga Allah Swt menjauhkan langkah kita dari perbuatan selingkuh Amin.
Alhamdulillah juga senantiasa saya ucapkan, karena Allah Swt telah mengaruniakan saya kehidupan rumah tangga dengan seorang suami yang baik lahir dan bathin. Beliau mampu membawa saya dalam hal agama yang terutama…sabarnya luar biasa…hehehe kog jadi memuji. Sebelum saya jauh masuk ke dalam riak, ada baiknya kita kembali ke fokus obrolan…^_^.
Akhirnya…selingkuh itu mungkin indah bagi pelakunya, apabila masih belum ketemu dengan APESnya. Karena bagaimanapun perselingkuhan menurut saya tidak ada hal positifnya sama sekali, justru mudhorotnya sudah pasti.

Semoga Allah senantiasa menjaga saya sekalian saudara2 sesama muslim untuk tetap dalam kebenaran FirmanNya…amin.

One thought on “SELINGKUH…SElingan INdah Keluarga Utuh?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s